Rabu, 23 Maret 2011

Profil Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) - KOTA KUPANG

Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kota Kupang merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis di bidang Kawasan Konservasi Perairan Nasional dilingkup Dirjen KP3K, Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Tugas BKKPN:
Melakukan penyiapan bahan pemangkuan, pemanfaatan, dan pengawasan kawasan konservasi perairan yang bertujuan untuk melestarikan sumber daya ikan dan lingkungannya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Fungsi BKKPN:
a.Penyiapan bahan penyusunan rencana program dan evaluasi pemangkuan, pemanfaatan, dan pengawasan kawasan konservasi perairan nasional.
b. Penyiapan bahan pelaksanaan, pemangkuan, pemanfaatan, dan pengawasan kawasan konservasi perairan nasional.
c.Penyiapan bahan pelaksanaan pemberdayaan dan peningkatan kesadaran masyarakat (Public Awareness) di dalam dan sekitar kawasan konservasi perairan nasional
d.Penyiapan bahan pelaksanaan bimbingan pemangkuan, pemanfaatan, dan pengawasan kawasan konservasi perairan nasional.

Uraian Tugas Melakukan penyiapan bahan dalam memfasilitasi pelaksanaan kegiatan serta program Direktorat Jenderal KP3K di wilayah kerja UPT yang meliputi:
1)Pengembangan system pengamanan kawasan konservasi perairan yang mencakup SDM, alat komunikasi, alat transportasi air, dan infrastruktur pengamanan lainnya
2)Koordinasi pengamanan kawasan konservasi perairan dengan semua unsur penegak hukum, yaitu: Polair, TNI-AL, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), Kejaksaan, dan Pengadilan.
3)Pengembangan, Pendekatan, Pengaman kawasan konservasi perairan berbasis masyarakat (SISWASMAS)
4)Kegiatan penyuluhan dan penyadaran masyarakat
5)Inventarisasi dan monitoring sumber daya ikan di kawasan konservasi perairan
6)Rehabilitasi habitat dan populasi sumber daya ikan di kawasan konservasi perairan
7)Pembangunan dan pemeliharaan infrakstruktur pengelolaan kawasan konservasi perairan
8)Pengelolaan batas dan penataan zonasi kawasan konservasi perairan, yaitu: zona inti, pemanfaatan, perikanan berkelanjutan, dan zona lainnya.
9)Pengelolaan dan pelayanan pengunjung kawasan konservasi perairan
10) Pengembangan program interpretasi semua objek wisata di dalam kawasan konservasi perairan.
11)Kegiatan perikanan berkelanjutan dalam kawasan konservasi perairan, seperti: kegiatan perikanan tangkap dan budidaya di zona yang telah ditetapkan.
12)Promosi investasi dalam rangka pengembangan pemanfaatan kawasan konservasi perairan
13)Bimbingan teknis dan fasilitas pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan (KKP) yang dikelola oleh pemerintah daerah
14)Kerjasama dengan pemangku kepentingan di sekitar kawasan konservasi perairan
15)Kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan mata pencaharian alternative di sekitar kawasan konservasi perairan. Kawasan Konservasi Perairan


Kawasan Konservasi Perairan adalah kawasan perairan yang dilindungi, dikelola dengan sistem zonasi, untuk mewujudkan pengelolaan sumberdaya ikan dan lingkungannya secara berkelanjutan. Kawasan konservasi perairan merupakan bagian dari upaya pengelolaan atau konservasi ekosistem. Berdasarkan tipe ekosistem yang dimiliki, kawasan konservasi perairan dapat meliputi :
(1)Kawasan Konservasi Perairan Tawar;
(2)Perairan Payau; atau
(3)Perairan Laut.

Pentingnya Kawasan Konservasi Perairan Sejalan dengan pembangunan yang berkelanjutan terutama terhadap pemanfaatan sumberdaya ikan dan habitatnya, perlu dilakukan upaya pelestarian sumberdaya ikan dan habitatnya melalui pembentukan konservasi perairan.

Upaya – Upaya yang Perlu Dilakukan:
- Pembentukan Kawasan Konservasi Laut Daerah (KKLD), Daerah Perlindungan Laut (DPL) dan lain-lain.
- UPT Pengembangan Wilayah Konservasi di daerah dan perairan nasional
- Pembentukan zonasi kawasan konservasi perairan yang terdiri dari zona inti, zona perikanan berkelanjutan, zona pemanfaatan, dan zona lainnya.
- Pelibatan masyarakat dalam mengelola kawasan konservasi perairan yang didukung oleh pemerintah serta melibatkan lembaga swadaya masyarakat, korporasi, adar istiadat, lembaga penelitian, dan perguruan tinggi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar